TANGERANG | RMN Indonesia
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT TNG milik Pemerintah Kota Tangerang melakukan evaluasi terhadap sistem parkir digital yang baru diterapkan di kawasan Stadion Benteng Reborn.
Evaluasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas kendala antrean kendaraan yang terjadi akibat tingginya volume pengunjung pada akhir pekan lalu. Sebagai pengelola resmi kawasan parkir, PT TNG memastikan akan melakukan sejumlah penyesuaian untuk meningkatkan kelancaran layanan.
Direktur Utama PT TNG Muhamad Rijal mengatakan, pihaknya akan menambah fasilitas palang parkir otomatis atau boom gate guna mempercepat arus kendaraan keluar masuk kawasan Stadion Benteng Reborn.
“Kami mohon maaf terhadap layanan parkir digital yang kemarin menyebabkan antrean panjang yang meresahkan pengunjung. Kami akan mengevaluasi sistem yang ada dengan menambahkan boom gate di pintu masuk dekat SMAN 2 khusus motor dan mengalihfungsikan satu boom gate akses masuk jadi akses keluar di dekat Lapangan Sukun yang bisa menjadi solusi antrean kendaraan,” ujar Rijal, Senin (3/8/2026).

Selain penambahan fasilitas, PT TNG juga menyiapkan petugas parkir resmi yang dilengkapi perangkat handheld untuk membantu proses transaksi digital secara langsung di lapangan.
Menurut Rijal, keberadaan petugas tersebut akan menyesuaikan kondisi kepadatan pengunjung, terutama saat jumlah kendaraan meningkat pada waktu-waktu tertentu. Kawasan Stadion Benteng Reborn tercatat memiliki rata-rata kunjungan sekitar 500 kendaraan per hari pada hari kerja dan dapat mencapai hingga 2.000 kendaraan per hari saat akhir pekan.
“Kami juga melihat permasalahan antrean kemarin karena pengunjung belum terbiasa menggunakan transaksi digital, jadi nanti akan ada petugas yang jemput bola ke setiap kendaraan dengan harapan mengurangi penumpukan kendaraan,” jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu boom gate di area dekat Lapangan Sukun juga akan dimanfaatkan sebagai jalur keluar tambahan ketika terjadi lonjakan jumlah kendaraan, khususnya saat akhir pekan atau momen dengan tingkat kunjungan tinggi.
PT TNG mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan fasilitas parkir digital resmi di kawasan Stadion Benteng Reborn. Sistem tersebut dinilai mampu memberikan layanan parkir yang lebih aman, nyaman, serta transparan bagi pengguna.
Rijal menilai penerapan parkir digital merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi menuju konsep kota pintar atau smart city di Kota Tangerang. Selain meningkatkan kenyamanan masyarakat, sistem nontunai juga diharapkan dapat mendukung pengelolaan pendapatan daerah secara lebih optimal.
“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari transformasi menuju smart city ini dengan memanfaatkan fasilitas parkir resmi sekaligus membiasakan diri menggunakan transaksi nontunai karena sistem ini bisa mengakomodasi keamanan dan kecepatan sekaligus berkontribusi besar mendukung peningkatan pendapatan daerah Kota Tangerang,” pungkasnya.(Wil)
