SERANG | RMN Indonesia

Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki secara resmi membuka Lomba Menembak Kapolda Cup 2026 digelar di Lapangan Tembak Pendek Polda Banten pada Rabu (08/07/26).
Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Banten, perwakilan TNI, Ketua KONI Banten, perwakilan Perbakin Provinsi Banten, para Pejabat Utama Polda Banten, para Kapolres jajaran Polda Banten, Dansat Brimob Polda Banten selaku Ketua Panitia, peserta Lomba Menembak Kapolda Cup 2026, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya Lomba Menembak Kapolda Cup 2026 sebagai wujud sinergi dan kebersamaan dalam menjaga keamanan serta mendukung kemajuan Provinsi Banten.
“Atas nama Kepolisian Daerah Banten, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Perbakin, KONI, para peserta, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan wujud sinergi, kebersamaan yang terus kita bangun dalam menjaga keamanan serta mendukung kemajuan Provinsi Banten,” ujar Hengki.
Menurut Kapolda, Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. tema tersebut menjadi pengingat, setiap pengabdian Polri, selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
“Selama delapan dekade, Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin profesional, modern, dicintai masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel dituntut untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat integritas, menjunjung tinggi etika profesi, serta menghadirkan pelayanan yang cepat, humanis, dan berkeadilan,” kata Hengki.
Ia menegaskan, Lomba Menembak Kapolda Cup 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi bagian dari pembinaan kemampuan personel, membentuk karakter insan Bhayangkara.
“Lomba Menembak Kapolda Cup ini bukan hanya bertujuan mencari siapa menjadi juara, kegiatan ini merupakan dari pembinaan kemampuan personel sekaligus sarana memperkuat karakter insan Bhayangkara. pada Kemampuan menembak,”tukasnya
“Lebih dari itu, Menuntut ketelitian serta konsentrasi, disiplin, pengendalian emosi, ketegasan dalam mengambil keputusan, serta tanggung jawab dalam penggunaan senjata api. Nilai-nilai tersebut merupakan pondasi penting yang harus dimiliki setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum secara profesional,” sambungnya.
Selain menjadi sarana meningkatkan kemampuan, Kapolda mengatakan, Lomba Menembak Kapolda Cup 2026 juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkokoh sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas olahraga menembak, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Sinergi yang kuat akan melahirkan stabilitas keamanan yang kokoh sebagai modal utama, mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Prov Banten,” ungkapnya.
Kapolda Banten mengajak seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi seluruh ketentuan pertandingan, mengutamakan faktor keselamatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan.
“Saya berharap rangkaian Kapolda Cup Menembak 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses. Semoga juga kegiatan memperkuat profesionalisme, mempererat soliditas dan sinergitas, pengabdian untuk terus memberikan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,”pungkasnya. (Fj)
